Bangun Industri Pariwisata Melalui Gerakan BISA, Wali Kota Samarinda Ajak Pelaku Usaha Tegakkan Disiplin Prokes

oleh -127 views
Wali Kota Samarina, Andi Harun Membuka Gerakan BISA, Jumat (21/5/2021)

SAMARINDA.apakabar.coWali Kota Samarinda, Andi Harun menilai jika sektor pariwisata memilik kontribusi yang besar dalam perekonomian daerah.

Hal tersebut disampaikan saat melakukan sambutan dalam acara sosialisasi Gerakan Bersih, Indah, Sehat dan Aman (Bisa), Jumat (21/5/2021) di Kafe Kong Djie kawasan Citra Niaga Samarinda.

Pada media Andi Harun menyebut jika gerakan tersebut merupakan salah satu bentuk peningkatan peran masyarakat pada kemitraan pariwisata.

“Sektor pariwisata di dalamnya terdapat ekonomi kreatif dan UMKM. Sektor tersebut harus dijamin berjalan dalam situasi pandemi Covid – 19,” ucapnya.

Andi Harun juga menegaskan jika pembangunan industri pariwisata mesti mengedepankan Gerakan BISA sebagai langkah untuk tetap mengedepankan disiplin protokol kesehatan.

BACA JUGA :  Pemkot Samarinda dan Pemprov Lakukan Pendataan Bangunan Diatas Sungai Karang Asam, Satu Rumah Disegel

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas (Kadis) Periwisata Kota Samarinda, I Gusti Ayu mengatakan jika kegiatan tersebut sebelumnya merupakan gerakan sadar wisata.

“Dengan adanya pandemi, gerakan tersebut bertransformasi menjai gerakan BISA. Dimana beberapa komponen disesuaikan kondisi saat ini,” ungkapnya.

Secara umum, gerakan BISA ialah gerakan untuk memulihkan pariwisata di tengah pandemi saat ini. Gerakan BISA ini dituangkan dalam sertifikat CHSE yang mana pada saat ini gerakan BISA akan diprioritaskan kepada wisata unggulan di Kota Samarinda.

Selain itu tujuan gerakan ini, kata Ayu sapaannya, merupakan upaya mempercepat pemulihan struktur pariwisata di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Karena masyarakat yang dicari dulu CHSE nya dulu. Apakah ada fasilitas cuci tangan, apakah bersih, apakah ada keamanan yang mengawasi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Walikota Samarinda Sidak Pegawai Kesetariatan DPRD Samarinda, Temukan Beberapa Pegawai Yang Tidak Hadir Saat Jam Kerja

Gerakan ini merupakan instruksi dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Dalam penerapan seluruh pelaku usaha baik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) wajib memiliki CHSE.

“Sebenarnya mendapatkan sertifikat CHSE mudah sekali, tinggal unduh di website Kementerian Pariwisata, semua ada semua petunjuknya,” pungkasnya.