Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Diduga Alami Kram, Atlet Judo Disabiltas Tewas Usai Lakukan Latihan Fisik di Kolam Renang Gor Segiri

143
×

Diduga Alami Kram, Atlet Judo Disabiltas Tewas Usai Lakukan Latihan Fisik di Kolam Renang Gor Segiri

Sebarkan artikel ini
Korban Tenggelam (Foto:Internet)

SAMARINDA.apakabar.co– Kolam renang Gelanggang Olahraga (GOR) Segiri Samarinda kembali memakan korban. Seorang atlet disabilitas cabang olahraga (cabor) Judo ditemukan tewas tenggelam di kolam renang, Jumat (17/9/2021) pukul 17.00 Wita.

Informasi yang didapat korban bernama Joko Santoso warga Jalan W Mongonsidi. Dirinya diketahui sedang melakukan latihan fisik, namun saat berada didalam kolam dengan kedalaman satu meter, Joko diketahui mengalami kram dibagian paha.

Melalui Ari saksi mata saat kejadian mengatakan bahwa pada saat itu dirinya tengah melatih para anak-anak berenang yang tak jauh dari posisi Joko mengalami lemas. Saat melihat Joko lemas dirinya langsung meloncat kedalam kolam dan berusaha menyelamatkan korban yang sudah tak bergerak.

Jajaran Inafis Polresta Samarinda saat mendatangi kolam renang Segiri Samarinda melakukan olah TKP

“Saya dipinggir kolam, dan saya liat korban didalam kolam berusaha mengangkat kepalanya ke dasar permukaan, setelah itu terdiam, dari situ langsung saya terjun menyelamatkan korban,” jelasnya di lokasi kejadian, Jumat (17/9/2021).

Joko diduga mengalami kram dibagian paha saat berenang, keterangan itu pun di jelaskan Ari saat berusaha menyelamatkan korban.

“Pas saya bawa korban ke tepi kolam, kebetulan saya pegang paha korban memang dalam keadaan keras sekali, sepertinya korban ini mengalami kram,” katanya.

Saat ingin dilakukan pertolongan pertama, Joko sama sekali tak bergerak, dari hidungnya pun mengeluarkan darah segar. Namun oleh pihak petugas kolam renang Joko langsung dilarikan ke rumah sakit  AW Sjahranie Samarinda.

Dikonfirmasi dilokasi kejadian, Kasubnit Inafis Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi yang langsung melakukan olah TKP awal mengatakan bahwa dari hasil keterangan saksi-saksi dilokasi kejadian, korban diduga mengalami lemas lantaran kram di bagian paha korban.

“Korban diduga lemas, dan dari kondisi korban yang mengeluarkan darah dari dalam hidung diduga mengalami pecah pembuluh darah, namun untuk memastikan kita tunggu hasil rumah sakit,” ungkapnya.

Joko merupakan atlet disabilitas Judo Nasional, berdasarkan keterangan Alif salah satu petugas penjaga kolam renang bahwa selama 4 hari terakhir Joko selalu melakukan latihan fisik di kolam renang Segiri Samarinda.

“Sudah 4 hari terakhir ini korban memang rutin sekali latihan renang, dan biasanya setiap latihan memang selalu dilakukan di kolam renang di kedalaman 1 meter,” ucapnya.

Joko sendiri merupakan atlet disabilitas dengan keadaan buta aksara dan dari keterangan Alif pula diketahui bahwa korban sebelumnya baru sembuh dari sakit stroke.