FAM Kaltim Gelar Aksi, Desak Kejati Kaltim Usut Tuntas Dana Bankeu Provinsi Kaltim Tahun 2020

oleh -48 views
Massa Aksi FAM Kaltim Sampaikan Desakan Ke kejati Kaltim Terkait Dana Bankue Provinsi Kaltim Tahun 2020, Selasa (15/6/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa (FAM) Kalimantan Timur menggelar aksi terkait masalah dugaan bancakan dana Bantuan Kuangan (Bankeu) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahyn 2020 di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim, Selasa (15/6/2021).

Kepada media, Nazar selaku humas aksi mengatakan bahwa aksi yang dilakukan pihaknya pada hari ini merupakan aksi lanjutan yang digelar terkait dugaan bancakan dana bantuan keuangan Provinsi Kaltim yang hingga kini belum ada perkembangan yang jelas.

“Kita mempertanyakan apakah dalam laporan yang kami sampaikan sudah ada penyelidikan atau pemanggilan bagi para oknum yang terlibat,” ucapnya disela-sela massa aksi.

Menurutnya, dugaan tersebut merupakan hasil dari rilis dan keterangan Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) Perwakilan Kaltim yang menyebutkan bahwa adanya kekurangan volume pekerjaan yang diduga merugikan keuangan Kaltim.

Anggaran tersebut mengalir untuk Kabupaten Paser sebesar 200 miliar lebih, anggaran tersebut tertuang dalam dalam lampiran surat buku APBD Provinsi Kaltim Tahun anggaran 2020 : 978/5024/1575-III/BPKAD tanggal : 8 September 2020. Yang mana alokasi anggaran Bankeu diperuntukan untuk kegiatan puluhan atau proyek diantaranya untuk program peningkatan jalan dan pembangunan jalan yang usulannya dibahas anggota dewan periode 2014-2019 dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

BACA JUGA :  Ratusan Mahasiswa Turun Kejalan Tolak Pengesahan Omnibus Law

Dalam pengalokasi bantuan anggaran tersebut, diduga juga para rekanan yang mendapatkan proyek bancakan tersebut menyetor 8 hingga 10 persen dari total pagu anggaran setiap kegiatan yang masuk dalam alokasi bantuan keuangan kabupaten dan kota.

“Ini yang menjadi dasar kami melakukan aksi, juga karena ada hubungannya dengan temua BPK tersebut,” sebutnya.

“Berdasarkan dana yang didapat dan informasi yang dihimpun fokus dari pada laporan kami hari ini adalah untuk daerah Paser, Penajam, Balikpapan dan Kutai Kartanegara,” sembungnya.

Sementara itu, Kepala Seksi(Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Kaltim, Tony Yuswantomenyebut bahwa Aksi kawan-kawan FAM hari ini terkait Bantuan Kuangan Kaltim tahun 2020 di Kukar, Paser dan PPU ada dugaan kuatada oknum yang diduga terlibat.

BACA JUGA :  Tak Terlihat Selama 3 Hari, Pria 40 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Rumah Kontrakan

“Kita akan kroscek dari laporan tersebut, apabila sudah nanti prosesnya seperti apa akan sgera kita sampaikan. Secepatnya akan dilakukan, hari ini atau besok akan segera kami klarifikasi,” ucapnya mengakhiri.

Tututan FAM Kaltim : 

  1. Mendesak Kejati Kaltim Segera Mengusut Tuntas Dana Bantuan Keuangan APBD Kaltim Tahun Anggaran 2020
  2. Tim Pidsus Kaltim Kejati Kaltim Segera Periksa Pejabat HM, ZH diduga terlibat Benkue APBD Kaltim.
  3. Kejati Kaltim Wajib Periksa Pengusaha AW diduga sebagai eksekusi penyaluran dana Benkue Tahun Anggaran (TA) 2020