Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kabar TerkiniPemkot Samarinda

Keren, Rusmadi Sebut Kemandirian Warga Kampung Tangguh Bisa Jadi Contoh Bagi Daerah Lain

257
×

Keren, Rusmadi Sebut Kemandirian Warga Kampung Tangguh Bisa Jadi Contoh Bagi Daerah Lain

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso Sebut Kemandirian Warga Kampung Tangguh Dapat Jadi Contoh Daerah Lain, Rabu (7/4/2021)
Example 72090

SAMARINDA.apakabar.coWakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso ikut serta dalam penanaman 1000 pohon pepaya yang di laukan oleh warga kampung tangguh Rt 82 Kelurahan Loa Bakung, Rabu (7/3/2021).

Dikesempatan itu, Rusmadi mengatakan bahwa kemandirian warga khususnya Rt 82 yang telah tergabung dalam kampung tangguh dapat menjadi contoh bagi kampung-kampung yang lain di Samarinda.

Banner 300x600

“Ini kampung Keren, dapat memperdayakannya warganya, apalagi di zaman sulit saat ini,” ucapnya ditemui usai kegiatan.

Dia juga menilai bahwa budaya gotong royong yang dilakukan warga RT 82, sesuai dengan cita-cita Pemkot dalam pembangunan pemberdayaan masyarakat.

“Program pemerintah bukan hanya fisik saja, namun adanya partisipasi masyarakat seperti yang dilakukan oleh warga di sini, menjadi marwah sebuah kota yang beradab,”  ungkapnya.

Tak hanya itu, Rusmadi juga mengakui jika dirinya akan terus mensuport program-program produktif hasil masyarakat.

“Kampung ini harus dilihat masyarakat luas, dengan kemandiriannya mereka mampu mensejahterakan warganya, dan itu pun dilakukan secara gotong royong,” sebutnya.

Sementara itu, Fahid Zainal selaku Ketua Rukun Tetangga (RT) 82 di lokasi yang sama mengatakan bahwa dipilihnya buah pepaya sebagai komiditas lantaran pepaya merupakan buah yang secara pemeliharaan tergolong mudah.

“Selain mudah dalam perawatan, bibit buah ini sangat mudah di dapat, dan juga harganya lumayan di banding komiditas buah yang lain,” katanya.

Dalam prosesnya, dia mengajak warganya bersama-sama untuk berpartisipasi dengan keuntungan bagi hasil.

“Kita bagi hasil 30 persen untuk kepengelola, 40 persen ke kas, dan sisanya kita gunakan untuk kegiatan sosial kampung,” paparnya.

Zainal menambahkan bahwa tak hanya pepaya saja kedepan dirinya dan waraga akan menambah komoditas buah yang laian untuk diperdayakan di lahan yang susah ada.

“Kita akan kerja sama dengan yayasan alam terkait pengunaan lahannya, yang nanti akan kita tamani buah-buahan jenis yang lain,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600
Example 72090