,

Tidak Bermodal, Pria 27 Tahun Nekat Ajak Emak-Emak Karaoke Lalu Kabur

oleh -169 views
Ilustrasi Karaoke (Foto : Internet)

SAMARINDA.apakabar.co–  Seorang pemuda berinisial LM warga Kelurahan Sambutan nekat menyewa room karaoke keluarga disalah satu mall dibilangan Jalan Mulawarman walau tak memiliki uang, Minggu (4/4/2021).

Yang lebih mencengangkan lagi, pria 27 tahun itu juga mengajak 4 orang ibu-ibu yang tak lain merupakan tetangganya sendiri untuk bernyanyi bersama di room karaoke tersebut dan langsung pergi usai batas waktu bernyanyi telah berakhir tanpa membayar.

Kejadian tersebut dilaporkan salah satu karyawan karaoke di pos Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) pada, Rabu (7/4/2021) siang.

“Kami terima laporan dari salah satu karyawan bahwa ada pelanggan yang menyewa room karaoke, tapi setelah karaoke langsung kabur,” ucap Marno Mukti Ketua FKPM Kelurahan Pelita saat dikonfirmasi melalui telepon.

BACA JUGA :  Bayi Laki-Laki Ditemukan di Dalam Sumur, Pelaku Pembuangan Merupakan Pengantin Baru

Marno menjelaskan bahwa, karyawan tersebut telah berusaha menagih ke LM dari nomor telepon yang ditinggalkan saat memesan room karaoke, namun saat di hubungi LM berupaya menghindar dengan cara memblokir nomor karyawan karaoke.

“Nominalnya sih kecil 200 ribu, tapi akibat itu karyawan ini harus nombok, jadi dia minta bantuan kita untuk di carikan pelakunya,” ucapnya.

Dari nomor handphone yang diberikan karyawan tersebut, kemudian FKPM berupaya memancing pria yang diketahui bekerja di sebuah kapal untuk bertemu.

“Setelah kita pancing, kita amankan pelaku di jalan raya, lalu kami bawa ke pos FKPM untuk di pertemukan kedua belah pihak,” bebernya.

LM sendiri mengaku pada anggota FKPM jika uang sewa room karaoke itu sudah diberikan kepada salah seorang ibu-ibu yang ikut bersama LM.

BACA JUGA :  Dua Pelaku Jambret Diringkus di Samarinda Seberang, Salah Satu Pelaku Mengaku Untuk Biaya Persalinan Istri

“Dari keterangan pelaku, uang sewa room sudah di kasihkan ke salah seorang temannya,” terangnya.

“Tapi saat jam room habis pelaku ini sempat meminta izin kepada karyawan keluar membeli paket, namun sampai karaoke itu tutup pelaku tak kunjung datang,” tambahnya.

Setelah dilakukan mediasi, LM mengakui kesalahannya dan menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Dan membayarkan bill room yang sudah digunakan.

“Kita buatkan surat pernyataan, agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya, dan pelaku sudah mengganti uang milik karyawan,”pungkasnya.