KPK Resmi Tetapkan Beberapa Tersangka OTT di PPU, Satu Perempuan Cantik Pengumpul Fee Dari Pemberi Hadiah

oleh -33 Dilihat
Komfrensi Pers OTT KPK Dugaan Korupsi di PPU, Kamis (13/1/2022).

apakabar.co– Sederet nama ikut tersangkut dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Kebupaten Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud pada, Kamis (13/1/2022).

Tak hanya pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU, beberapa Aperatur Sipil Negara (ASN) dan pihak swasta juga ikut terbawa dalam OTT tersebut.

Dari beberapa nama yang ditetapkan sebagi  tersangka oleh KPK, terselip nama Nur Afifah Balqis. Perempuan cantik yang merupakan Bendahara DPC Partai Demokrat Balikpapan. Tak hanya cantik, peran serta keterlibatan wanita tersebut sangat mencuri perhatian dalam kasus OTT Bupati PPU.

Nur Afifah Balqis

Pasalnya, peran yang dilakukan nya sangat vital, yakni yakni mengumpulkan uang hasil pemberian kontraktor untuk dimasukkan ke dalam rekeningnya dan diserahkan ke AGM.

BACA JUGA :  76 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Kebebasan Pers Masih Jauh Dari Kenyataan

Belakangan diketahui jika, sang Bupati akan berebut kursi Ketua DPD Demokrat Kaltim. Namun ketika ditanya apakah dana tersebut ada kaitannya dengan suksesi Gafur, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata belum bisa memastikan.

“Memang benar dia bendahara partai. Tapi saya tidak tahu apakah ada kaitannya den- gan pemilihan ketua partai, karena saat gelar perkara hal itu belum ada,” ucap Alex saat konferensi pers, Kamis (13/1/2022).

Selain Nur Afifah Balqis dan Abdul Gafur Masud, KPK turut mengamankan MI (Muliadi, Plt Sekda PPU), EA (Edi As- moro, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ru- ang), JM (Jusman, Kabid Sarana dan Prasarana di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga) dan AZ (Acmad Zuhdi, kontraktor).

BACA JUGA :  Pemkot Samarinda Siapkan Lahan Untuk Relokasi Pasar Dayak dan Pasar Subuh

Semua resmi menjadi tahanan KPK selama 20 hari kedepan guna kepentingan penyidikan.

Dalam hal ini, Partai Demokrat masih menunggu keterangan dari Komisi Pember- antasan Korupsi (KPK) terkait operasi tang- kap tangan (OTT) salah satu kader terbaiknya, yaitu Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Masud.

Ketua Dewan Kehormatan Partai, Hinca Pan- jaitan, mengatakan pihaknya siap memberikan bantuan hukum berupa pendampingan terha- dap Ketua Partai Demokrat Balikpapan itu.

“Kita bisa beri bantuan hukum, tapi kalau memang terbukti salah, maka yang bersangkutan harus bertanggungjawab,” pungkasnya.