Perusda PDPAU Akan Berganti Nama Menjadi Varia Niaga, Kembangkan Bidang Usaha Bisnis Yang Lain

oleh -4 views
Wali Kota Samarinda, Andi Harun Menemui Media Usai Menggelar Sidang Paripurna DPRD Samarinda, Kamis (25/11/2021) Malam.

SAMARINDA.apakabar.co– Varia Niaga akan menjadi nama baru dari Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) Samarinda. Perubahan nama tersebut diusulkan oleh pemkot melalui Raperda Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga Samarinda, yang disepakati bersama DPRD Samarinda dalam rapat paripurna, Kamis (25/11/2021) malam.

Usai menghadiri paripurna, Wali Kota Samarinda Andi Harun menjelaskan bahwa perubahan itu tak hanya nama, tapi juga isi klausa dan beberapa pasal perusda yang tertuang dalam Perda No. 18 Tahun 2008 tentang Pembentukan PDPAU. Salah satunya adalah perubahan status badan hukum menjadi perumda, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah.

“Jika perusda orientasinya public sevices, dengan perumda ada dua. Selain public services juga profit oriented. Sehingga dengan perubahan badan hukum dan karakter BUMD, direksi juga harus menyesuaikan diri,” jelasnya.

BACA JUGA :  Tuntut Cabut Undang-Undang Omnibus Law, Puluhan Buruh Aliansi Kaltim Melawan Datangi DPRD Kaltim

Untukitu, direksi PDPAU ke depannya tidak hanya dituntut memenuhi sektor pelayanan sebagai perusahaan milik daerah. Tetapi juga mampu mengelola aset dan sumber dayanya untuk mengoptimalkan margin keuntungan PDPAU. Salah satunya melalui program ambisius Telur S (Sehat) yang saat ini tengah disiapkan oleh PDPAU menjadi produk unggulan Kota Tepian yang mengincar pangsa pasar di tingkat nasional.

AndiHarun juga mendorong agar PDPAU juga terlibat dalam Participating Interest (PI) 10 persen di blok migas Sanga-Sanga.

“Saya meminta direksi untuk melakukan negosiasi ulang dengan PT MMP (Migas Mandiri Pratama) yang merupakan BUMD milik Provinsi Kaltim, karena kita dapatnya cuma nol persen sekian. Samarinda masuk wilayah blok itu selain Kukar,” ucapnya.

“Kita ingin Samarinda dilibatkan dengan persentase yang signifikan. Kita tidak menuntut lebih dari Kukar atau provinsi. Saya juga sudah menghubungi saudara Edy Kurniawan (Dirut PT MPP) untuk keikutsertaan Samarinda dalam PI 10 persen,” sambungnya.

BACA JUGA :  Pemkot Samarinda Lanjutkan Pembongkaran Bangunan Dibantaran SKM Pasar Segiri, Syaharie Jaang : Kita Tetap Lakukan Pendekatan Secara Persuasif

AH sapaan akrab orang nomor satu di Pemkot tersebut juga mengatakan bahwa ada kemngkinan PDPAU akan menekuni bisnis properti serta pelabuhan. Bahkan tak menutup kemungkinan pula perumda juga bakal terjun mengelola sektor perparkiran. Bidang usaha tersebut akan diterapkan bertahap, sembari direksi melakukan pembenahan internal.

Selain itu, pemkot juga tengah mengajukan pembentuka perumda baru, yang bergerak dengan core business perdagangan batu bara dan pembangunan jaringan gas (jargas) dalam kota. Sembari menunggu regulasinya terbentuk, pemkot akan melakukan penjajakan dengan anak perusahaan Pertamina untuk jaringan gas.

“Bisa saja PDPAU yan berubah nama menjadi Varia Niaga Samarinda dulu yang mengelola sementara waktu. Nanti bisa dialihkan ke perumda baru ini jika sudah terbentuk,” pungkasnya.