Polresta Samarinda Terapkan Marka Jalan Physical Distancing Bagi Pengguna Kendaraan

oleh -170 views
Petugas Polantas Polresta Samarinda Mengatur Posisi Pengguna Kendaraan Roda Dua Saat Melakukan Sosialisasi Penerapan Marka Spysical Distancing, Rabu (15/7/2020)

APAKABAR.CO-SAMARINDA. Polresta Samarinda berkerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda mulai menerapkan marka Physical Distancing disetiap traffic light (lampu merah) sebagai salah satu cara pencegahan penyebaran Covid-19.

Marka Physical Distancing yang disebut netizen mirip dengan garis Start Moto GP tersebut rencananya akan diberlakukan mulai hari ini, Rabu (15/7/2020).

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Samarinda, Ramdhanil mengatakan bahwa penerapan marka physical distancing tersebut merupakan kerjasama dengan Dishub Kota Samarinda dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 bagi pengguna jalan.

“Ya, Mulai dari hari ini kami dari Satlantas Polresta Samarinda bersama dengan Dishub Samarinda mencoba memulai untuk menerapkan marka spysical distancing untuk roda dua terhadap ruas-ruas jalan yang ada di kota Samarinda,” ucapnya saat ditemui di titik lokasi Persimpangan lampu merah Kantor Pos Samarinda, Rabu (15/7/2020).

Selanjutnya, ia menjelaskan jika untuk saat ini pihaknya masih mencoba di dua ruas jalan yaitu di simpang traffic light kantor pos Samarinda dan persimpangan hotel Mesra Samarinda. Hal tersebut dilakukan untuk membiasakan masyarakat agar disiplin psychical distancing dalam berkendaraan.

BACA JUGA :  Pemprov Kaltim Siapkan Anggaran 90 Miliar, Pelajar Dan Mahasiswa Bakal Diberi Kouta Internet Tunjang Kegiatan Belajar Online

“Saat ini kita coba di dua lokasi dulu, yaitu traffic light simpang Kantor Pos dan persimpangan hotel Mesra. Kita juga coba untuk membiasakan dispilin psychical distancing pada pengguna kendaraan dijalan,” katanya.

Selanjutnya, ia menyebut bahwa marka jalan tersebut sebenarnya hampir sama dengan marka jalan yang sebelumnya sudah ada, khusus bagi roda dua yang ada dilampu merah. Akan tetapi, berkaitan dengan Covid-19 maka Polantas Samarinda mencoba marka jalan tersebut agak sedikit berjarak antara satu pengendara dengan pengendara yang lain.

“Kita mencoba marka jalan ini agak sedikit lebih berjarak, diharapkan agar masyarakat bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Terkait teknis nya, Ramdhanil menjelaskan kembali bahwa jarak dari marka jalan sekitar 1-2 meter. Karena dilihat dari Samarinda telah terjadi transmisi lokal maka pihaknya kita berupaya untuk menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga spysical distancing pada saat berkendara dijalan.

BACA JUGA :  Pastikan Keamanan Jelang Idulfitri, Wali Kota Samarinda Tinjau Beberapa Titik Pos Operasi Ketupat

“Tapi pagi sudah kita mulai terapkan, beberapa hari ini kita sosialisasikan dan diharapkan pada masyarakat Samarinda bisa selalu mentaati dan memberlakukan marka spysical distancing untuk memutus penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Terkait sanksi ia mengakui belum ada, hanya sebatas himbauan untuk memutus mata rantai Covid-19 dengan menempatkan personel petugas lalu lintas di waktu-waktu tertentu untuk mensosialisasi marka jalan spysical distancing.