Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kabar Terkini

Satpol PP Segera Laksanakan Instruksi Walikota Samarinda Untuk Tutup Lokalisasi Solong

357
×

Satpol PP Segera Laksanakan Instruksi Walikota Samarinda Untuk Tutup Lokalisasi Solong

Sebarkan artikel ini
Kepala Satpol PP Kota Samarinda, H.M. Darham Segera Laksanakan Instruksi Walikota Samarinda Tutup Lokalisasi Yang Diduga Masih Beroperasi
Example 72090

SAMARINDA.apakabar.co– Dugaan masih adanya tempat lokalisasi yang buka di Kota Samarinda ditanggapi serius oleh Walikota Samarinda, Andi Harun saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Kota Samarinda pada, Selasa (23/3/2021) yang lalu.

Dengan tegas Walikota yang baru beberapa pekan dilantik itu meminta dinas terkait untuk segera menutup lokalisasi yang diduga masih buka.

Banner 300x600

“Saya baru mengetahui jika masih ada lokalisasi yang buka, lokasinya di Solong. Padahal sudah resmi ditutup pemerintah sejak tahun 2016. Kepada OPD terkait segera ditertibkan sebelum bulan puasa ini,” tegasnya saat sambutan pembukaan Musrembang.

Terkait hal tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda merespons cepat apa yang diarahkan oleh Walikota Samarinda. Kepala Satpol PP, H.M Darham mengakui akan segera melaksanakan instruksi tersebut, ia mengatatakan jika akan meminta petunjuk lebih lanjut. Petunjuk yang dimaksud adalah surat tugas resmi yang diberikan pada Satpol PP.

“Kami memang sudah terbiasa melaksanakanya. Kami akan minta petunjuk lebih lanjut dengan surat resmi,” ucapnya saat ditemui usai menghadiri Sosialisasi Jeng-Rinda di aula rumah jabatan Walikota, Kamis (25/3/2021).

Ditambahkanya, jika dugaan adanya lokalisasi yang masih buka, ia mengatakan bahwa data yang ada masih belum jelas. Namun yang pasti sesuai dengan apa yang diinformasikan Walikota sejak tahun 2016 semua tempat lokalisasi yang ada di Kaltim khususnya di Samarinda telah ditutup secara resmi.

“Kalau data masih belum jelas, yang pasti sudah kami tutup semua lokalisasi yang ada di Samarinda, namun kita tidak tahu setelah itu mereka pergi kemana,” katanya.

Saat ditanya adanya hotel atau penginapan yang juga diduga digunakan untuk praktek prostitusi online, ia menyebut jika terkait hal itu satuannya bersama-sama pihak kecamatan akan turun langsung kelapangan dalam waktu dekat. Karena diakuinya hal itu menjadi salah satu keluhan yang selalu disampikan masyarakat selama ini.

“Kita sering datangi tempat-tempat tersebut untuk melakukan pemantauan, namun kita tetap menjaga perasaan pengusaha hotel dan penginapan itu, dan saat ini kita sudah ketahui dimana titik lokasinya,” sebutnya.

“Kita akan buat tim khusus bersama Dinas Pariwisata untuk memantau dan mengawasi, terutama tempat penginapan dan hotel yang sering dipakai check-in anak-anak dibawah umur dengan dalih menginap,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600
Example 72090