Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Seperti di Australia, Pemkot Samarinda Berencana Ubah Konsep Gedung Bulutangkis Yang Tak Berfungsi Menjadi Opera Mini

319
×

Seperti di Australia, Pemkot Samarinda Berencana Ubah Konsep Gedung Bulutangkis Yang Tak Berfungsi Menjadi Opera Mini

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda Andi Harun Beserja Jajaran Pemkot Saat Melakukan Tinjuan Gedung Bulutangkis di Folder Air Hitam, Senin (1/11/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana akan mengalihfungsikan gedung bulutangkis yang terletak di kompleks folder air hitam menjadi tempat pertunjukan atau opera mini.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat melakukan tinjuan lapangan bersama jajaran Pemkot Samarinda, Senin (1/11/2021).

Pasalnya gedung yang pembangunannya dibiayai menggunakan anggaran APBD tersebut hingga kini tak kunjung rampung, bahkan kondisinya sangat memprihatinkan dengan banyak hilangny fasilitas gedung yang dicuri oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

Wali Kota Samarinda Andi Harun Saat Berdialog Dengan Keluarga Yang Menempati Salah Satu Sisi Bangunan Gedung Tanpa Izin

Saat tinjauan lapangan, fakta lain ditemukan oleh Andi Harun bersama jajaranya. Dalam bangunan tersebut terdapat beberapa keluarga yang tinggal disisi luar gedung tanpa izin. Mereka mengaku warga Samarinda dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang mereka miliki. Selain itu, sesuai dengan apa yang disampaikan kepala kelurga kepada Andi Harun jika tidak ada pihak tertentu yang memungut uang sewa kepada mereka.

“Warga tersebut menyalahi aturan pemerintah. Apalagi, bangunan tersebut milik pemerintah dan tidak disewakan untuk tempat tinggal warga,” ucapnya.

Hal tersebut lantas membuat orang nomor satu di Pemkot Samarinda itu memberikan instruksi kepada warga yang tinggal tanpa izin tersebut untuk mencari tempat yang baru dan layak karena sudah menyalahi aturn.

Kami akan menyurati mereka untuk memberi waktu agar mereka bisa sampai  Januari 2022 mencari tempat. karena tempat itu gedung pemerintah yang mereka tempati tanpa izin.  Kami lakukan pendekatannya persuasif,” sebutnya.

Terkait alih fungsi gedung olahraga menjadi wahana hiburan, Andi Harun mengungkapkan bahwa kedepan pemkot berencana untuk membangun menjadi teater mini atau opera mini seperti yang ada di negara Australia.

“Kami akan ubah ide saat ini adalah mini opera atau mini teater. Bangunannya sudah ada, tinggal diubah, biar tidak terlalu boros. Nanti kemungkinan kami buat sarana ibadah di dalam,” jelasnya.

Namun Pemkot Samarinda akan koordinasi terlebih dahulu bersama Kejaksaan Negeri dan Inspektorat Samarinda untuk meninjau keadaan bangunan lebih mendalam. Ia pun telahmeminta  meminta OPD terkait, dalam hal ini adalah Dinas PUPR Kota Samarinda, untuk memberikan perencanaan untuk implementasi gagasan tersebut.