Tinjau Lokasi TPS 3R, Wali Kota Samarinda Targetkan Pembangunan Bulan Depan

oleh -2 views
Wali Kota Samarinda Andi Harun

SAMARINDA.apakabar.co– Wali Kota Samarinda Andi Harun Harun memberikan solusi dalam pengolahan sampah yang kini masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) terbesar di Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Solusi yang ditawarkan yakni Tempat Pengolahan Sampah 3R (TPS) yang berarti reduce, reuse, recycle.

TPS 3R sendiri adalah tempat dilaksanakannya kegiatan, pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, dan pendauran ulang berskala kawasan. Salah satu TPS 3R yang akan dicanangkan oleh Pemerintah Kota Samarinda ada dikawasan Pasar Segiri Kota Samarinda.

Wali Kota Samarinda yang melakukan peninjauan ke lokasi titik yang akan menjadi TPS 3R pada, Senin (13/09/2021) siang. Dalam pantauan lapangan lokasi TPS 3R tersebut tidak jauh dari TPS Pasar Segiri.

BACA JUGA :  Dishub Samarinda Kerahkan Personel Untuk Penjagaan Jembatan Mahkota II

“Peruntukkannya untuk pasar, jadi nanti ada pemisahan. Ada 2 TPS yang pertama TPS 3R dan TPS biasa, yang TPS 3R udah bersih dan sudah dilakukan pemisahan serta lokasinya tidak terlalu jauh,” ucapnya.

Andi Harun menjelaskan jika anggaran pembuatan TPS 3R telah disiapkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun, terdapat kendala adanya bangunan lama yang masih berdiri dititik lokasi TPS 3R. Dirinya meyakinkan jika secepatnya akan dikosongkan dan pembangunan dimulai selambat-lambatnya bulan Oktober.

“Tinggal ada bangunan yang kita mau bicarakan, tapi itu lokasi Pemkot. Supaya bisa dikosongkan , selanjutnya dibangun TPS. Tapi relatif tidak ada masalah. Bulan ini lah (pengosongan). Mudah-mudahan bulan depan supaya paling lambat sudah bisa dibangun,” jelasnya.

BACA JUGA :  Jembatan Mahakam Kembali Ditabrak Kapal Batu Bara, Kadishub Kaltim Sebut Dalam Penyelidikan Polairud

Selain penentuan titik lokasi TPS 3R, Andi Harun juga melakukan pemantauan terhadap saluran drainase dalam pasar. Selama pemantauannya, Andi melihat ada beberapa drainase yang ditutup karena kegiatan pematangan lahan di area belakang pasar. Ia akan melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah Kalimantan IV untuk memperlancar saluran drainase kawasan pasar.

“Nanti akan dibuka saluran penghubung di dalam, nanti dihubungkan saluran dalam pasar akan dihubungkan satu sama lain sehingga bisa terbuang ke SKM (Sungai Karang Mumus),” pungkasnya.