apakabar.co — SAMARINDA – Anggota komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Rusman Yaqub menyoroti adanya kedatangan 16 ribu tenaga kerja kontruksi dari luar daerah dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, di Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim.
Ia menilai bahwa pemerintah pusat sudah melanggar komitmen untuk memprioritas tenaga kerja lokal dalam pembangunan IKN Nusantara.
“Harusnya adanya IKN di Kaltim bisa memberikan dampak yang baik kepada masyarakat. Salah satunya termasuk dalam penyerapan tenaga kerja lokal itu sendiri,” ungkap Rusman sapaan karibnya. Jum’at (17/2/2023).
Bahkan, Rusman menambahkan Pemerintah provinsi (Pemprov) Kaltim telah memberikan dukungan terhadap tenaga kerja lokal untuk dilibatkan dalam proyek pembangunan IKN.
“Seperti halnya di Disnakertrans Kaltim yang terus memberikan pelatihan kepada calon pencari kerja dengan berbagai bidang menyesuaikan kebutuhan perusahaan,” ucapnya.
Untuk itu, politisi dari fraksi PPP itu akan terus mengawal persoalan yang ada di Kaltim, khususnya di wilayah IKN melalui DPR RI agar Badan Otorita kembali mengingat komitmen yang telah dibangun bersama. (Adv)







