apakabar.co — SAMARINDA – Permasalahan Stunting kerap dijadikan beberapa masyarakat sebagai bahan candaan atau hinaan. Padahal permasalahan stunting menjadi atensi khusus dari pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten/kota untuk diatasi.
Untuk itu, ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun meminta agar masyarakat tidak meremehkan permasalah stunting tersebut.
“Anak yang mengalami stunting akan jadi masalah sosial nanti. Mau dibawa kemana nanti,” ungkap Rinda sapaan karibnya. Jum’at (17/3/2023).
Selain itu, Rinda mengungkapkan jika anak terindikasi stunting tak akan ada obatnya. Sehingga stunting bukanlah candaan semata.
“Bukan lagi hanya sekedar candaan. Itu merupakan pembullyan dan penghinaan, dan kita tidak boleh tutup mata soal masalah stunting,” tegasnya.
Untuk itu, Rinda berharap agar masyarakat bisa berpartisipasi untuk menurunkan dan mencegah angka stunting.
“Semakin cepat kita cegah, semakin cepat teratasi,” pungkasnya. (Adv)







