SAMARINDA, apakabar.co– Kecelakaan lalulintas kembali menelan korban jiwa, akibat parkir liar di kawasan SPBU jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda Pada senin (18/10/2021) malam kemarin.
Sebuah mobil, ford dengan plat nomor KT 1237 MJ menabrak truk parkir dilokasi tersebut, dan mengakibatkan supir luka berat dan 1 penumpang meninggal di tempat. Bahkan kasus serupa kerap terjadi dilokasi yang sama.
Peristiwa yang mengerikan ini terus manjadi perhatian khusus para Legislatif di DPRD Samarinda. Anggota komisi III DPRD Samarinda, Eko Elyasmoko. Dirinya menegaskan akan segera memanggil Dinas perhubungan (dishub) kota Samarinda terkait penertiban antrian truk tersebut.
“Ya nanti kami akan panggil dishub Samarinda, terkait penertiban antrian truk ini, mungkin nantinya setelah mendapat hasil dari hearing dengan dishub, kami akan panggil pihak pengusaha SPBU kenapa solar ini langka,” ucapnya saat di konfirmasi melalui telpon (Selasa 19/10/2021)
Meski begitu ketua fraksi Partai Demokrat ini mempertanyakan, kepada pihak terkait. Apakah kuota BBM subsidi kita ini kurang. Untuk itu butuh tindakan tegas pemerintah kota.
“Makanya yang saya pertanyakan itu sekarang, apakah kuota BBM subsidi kita ini kurang sehingga membuat antrian truk di SPBU, kemudian pengantrian dikarenakan para supir takut kehabisan BBM pas pagi hari Makanya kita sudah dorong Pemkot Samarinda untuk mendorong penertiban antrian truk itu,” ungkap Eko
Disinggung mengenai dugaan solar ditimbun sehingga menyebabkan seluruh SPBU di Samarinda kekurangan solar, Eko menjelaskan hingga saat ini pihaknya masih mencari permasalahan antrian tersebut. Bahkan dirinya menambahkan jika adanya dugaan bahwa solar tersebut ditimbun sendiri pihaknya akan menindak tegas kasus tersebut.
“Kalau ada temuan itu, ya kami akan tindak. Tapi kan sekarang kami masih cari dulu solusinya seperti apa agar antrian truk tersebut tidak menyebabkan kecelakaan,” jelasnya. (Tim Redaksi apakabar.co)







