Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvetorialPemkot Samarinda

Tekan Angka Stunting Di Kecamatan Samarinda Kota, Anis Siswantini Inginkan Penambahan Anggaran Kader Di Posyandu

296
×

Tekan Angka Stunting Di Kecamatan Samarinda Kota, Anis Siswantini Inginkan Penambahan Anggaran Kader Di Posyandu

Sebarkan artikel ini
"Walau tidak banyak tapi akan kami maksimalkan," pungkasnya. (Adv) (Foto: Camat Samarinda Kota, Anis Siswantini/Ist)

apakabar.co — SAMARINDA – Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda terus berupaya untuk mencegah permasalahan kasus stunting yang saat ini menjadi atensi khusus dari pemerintah pusat.

Untuk itu, Pemkot Samarinda telah memerintahkan seluruh Kecamatan dan Kelurahan untuk bersama-sama melakukan sosialisasi bahaya akan stunting.

kepada awak media, Camat Samarinda Kota, Anis Siswantini mengungkapkan kasus stunting di kecamatan Samarinda Kota sebanyak 67 anak dari 5 kelurahan.

“Paling banyak kasus stunting di kelurahan Sungai Pinang ada 35 anak yang terkena stunting,” Ungkapnya kepada awak media. Selasa (30/5/2023).

Lebih lanjut, Anis sapaan karibnya menyebutkan banyak angka stunting di kecamatan Samarinda Kota lantaran masih banyaknya masyarakat yang masih menggunakan jamban di sungai dan tidak memiliki kamar mandi.

“Contohnya di daerah gang tanjung masih ada ditemukan jambang. Belum lagi masalah perekonomian,” Ucapnya.

Anis juga menjeskan dari hasil rembuk stunting yang digelar pada hari Rabu (10/5/2023) lalu, pihaknya mendorong untuk menambah honor untuk kader posyandu agar lebih aktif dan juga mengusulkan penganggaran untuk mengajak orangtua datang ke Posyandu.

Ditanya lebih lanjut terkait penganggaran, Anis menambahkan pihaknya sudah secara mandatory masuk kedalam anggaran Pro Bebaya.