Dua Hari Dilakukan Pencarian, Jasad Anak 13 Tahun Tewas Tenggelam Ditemukan di Bawah Kolong Rumah Warga

oleh -113 views
Tim SAR berhasil menemukan jasad Aldifin yang dinyatakan hilang pada Sabtu (10/1/2021) Foto : Ist

APAKABAR.CO-SAMARINDA. Anak usia 13 tahun bernama Aldifin Syahreza ditemukan tewas, setelah dinyatakan tenggelam di sungai karang mumus tepatnya di jalan Kerukunan (Kesehatan Dalam), Senin (11/01/2021) pukul 13.00 Wita.

Jenazah anak tersebut berhasil ditemukan Tim SAR gabungan bersama dengan warga setelah hampir 24 jam pencarian. Jasad Aldifin ditemukan berada di kolong rumah warga.

“Saat melakukan penyisiran di aliran sungai, kami mendapat informasi dari salah seorang warga yang melihat jasad di bawa kolong rumah yang berada di pinggir sungai, saat mendatangi lokasi benar saja jasad tersebut adalah bocah yang hanyut kemarin,” jelas Eko Purwanto salah seorang relawan saat di konfirmasi Senin (11/1/2021).

BACA JUGA :  Pemprov Kaltim Siapkan Anggaran 90 Miliar, Pelajar Dan Mahasiswa Bakal Diberi Kouta Internet Tunjang Kegiatan Belajar Online

Kondisi jasad Aldifin saat ditemukan dalam poisis telungkup dekat tiang penyangga rumah warga.

“Posisinya saat di temukan tertelungkup, dan langsung kita evakuasi,” terangnya.

Kepala Unit Siaga Basarnas Samarinda, Riqi Effendi saat ditemui di lokasi penemuan jasad menjelaskan bahwa saat melakukan pencarian timnya terkendala arus sungai yang cukup deras, sehingga pihaknya harus menunggu air surut.

“Saat melakukan penyisiran, memang kemarin, aliran air sungai llkarang Mumus lagi deras akibat hujan yang mengguyur Samarinda pada Jumat Sabtu malam,” ucap Riqi.

Selanjutnya ia menerangkan jika jasad Aldifin ditemukan 3 kilometer dari lokasi jatuhnya korban pada, Sabtu (10/01/2021) kemarin lusa.

“Saat melakukan evakuasi, kami juga ekstra hati-hati lantaran aliran sungai yang cukup deras,” paparnya.

BACA JUGA :  Komisi IV DPRD Kaltim Minta Puskesmas Ikut Bergerak Terkait Sekolah Tatap Muka Bulan Juli Mendatang

Untuk selanjutnya jenazah Aldifin akan dibawa ke Rumah Sakit A.W Sjahranie lalu dibawa kerumah duka.

“Korban langsung kita bawa ke rumah sakit, sebelum di bawa ke rumah duka,” pungkasnya.