Raker Komisi VII dengan Menteri ESDM, Anggota Komisi Sebut ada Ratu Batubara di Kaltim

oleh -1015 Dilihat
Foto : Tangkapan Layar Youtube DPR-RI/Anggota Komisi VII, Muhammad Nasir

apakabar.co — Rapat Kerja Komisi VII DPR dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, rapat yang disiarkan langsung lewat kanal youtube DPR-RI diwarnai debat, rapat tersebut membahas mengenai pemenuhan Domestic Market Obligation/DMO batu bara serta isu energi lainnya. Debat ini bermula ketika anggota DPR Muhammad Nasir dari Fraksi Demokrat mengkritik ritik soal pengawasan batu bara yang dinilai lemah.

Menurut Nasir, komoditas ini kerap “dicuri”, dan pelakunya tidak kunjung ditangkap.

“Ada siapa ini namanya tadi, produksi 1 juta (ton) per bulan, tapi enggak laporan ke ESDM. Namanya Tan Paulin. Saya bilang, tangkap orang ini,” ujar Nasir.

Nasir mengatakan ulah pemain tersebut membuat infrastruktur daerah di Kalimantan Timur rusak.

BACA JUGA :  Penataan Kawasan Kumuh Jadi Usulan Raker Apeksi Kepada Pemerintah Pusat

“Waktu kami kunjungan ke Kalimantan Timur, ini yang dibicarakan. Gara-gara dia infrastruktur yang dibangun pemda rusak semua,” ujarnya.

Hal ini disebut berdampak pada infrastruktur di Kalimantan Timur.

“Ini batu curian tapi bisa dijual ke luar negeri, kan kacau nih. Semua tahu pemain batu bara dan tambangnya diambil mereka semua. Waktu kita kunjungan Kalimantan Timur ini yang dibicarakan pak. Gara-gara dia infrastruktur yang dibangun Pemda rusak semua,” katanya.

Hal ini pun juga ditanggapi oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif. Arifin mengatakan ia mengetahui hal itu, dan meminta menggunakan bahasa yang benar di dalam rapat.

“Iya tahu saya tahu itu, tapi yang lain-lain itu harap pakailah bahasa yang benar,” kata Arifin. (*)

BACA JUGA :  Pengakuan Gisel yang Jadi Tersangka Video Syur Berdurasi 19 Detik

Sumber : DPR