Pemkot Samarinda Akan Analisa Penyebab Puluhan Titik Banjir Baru di Samarinda

oleh -51 views
Andi Harun Bahasa Solusi Jangka Pendek, Menengah dan Panjang Terkait Puluhan Titik Banjir Baru di Samarinda

SAMARINDA.apakabar.co– Wali Kota Samarinda Andi Harun merespons banjir yang melanda 31 titik di Kota Samarinda pada, Jumat (2/7/2021) dengan menggelar pertemuan dan rapat evaluasi, Senin (5/7/2021).

Usai menggelar rapat Andi Harun mengatakan bahwa Pemkot dalam halini mengundang lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait evaluasi titik banjir dan longsong yang terjadi beberapa waktu  yang lalu.

“Saya membuat quick response terhadap puluhan titik banjir baru dan lama serta longsor yang terjadi pada tanggal tersebut,” ucapnya pada media usai menggelar rapat.

Dalam hal itu, seperti yang disampaikan Andi Harun bahwa dirinya bersama jajaran Pemkot Samarinda akan mencari tau dan menganalisa berapa total persisnya titik banjir, penyebab lalu solusi jangka pendek, menengah, dan panjangnya bagaimana. Pada hari itu juga dikatakan Andi Harun jika Pemkot memulai pembicaraan pendahuluan dalam hal kenginan terhadap masalah tersebut.

BACA JUGA :  Tuntut Uang Kuliah Gratis, Mahasiswa Unmul Kepung Gedung Rektorat

“Kami ingin ada perubahan di Kota Samarinda, semua kejadian sosial termasuk banjir langsung kita administrasikan dengan masalah sosial dan langsung direspons mana yang bersifat jangka pendek, menengah dan panjang,” sebutnya.

Kemudian, AH biasa Andi Harun disapa menerangkan jika rapat tersebut juga menggali informasi dan menganalisa penyebab terjadinya banjir serta menganalisa faktor teknis, kebijakan yang bisa dikendalikan atau mengurangi potensi masalah yang sama yang terjadi dimasa yang akan datang.

“Saya memberi waktu kepada OPD hingga hari rabu untuk melakukan rapat kembali menyusun beberapa rekomendasi bersifat jangka pendek, menengah dan panjang,” ucapnya.

Terakhir ia mengatakan jika yang bisa lakukan dalam jangka pendek dalam hal mengatasi banjir adalah mengetahui apakah saluran nya mampet ataukah pernah ada aktivitas pengupasan lahan di daerah tersebut bahkan mungkin disalah satu perumahan dilokasi tersebut ada kewajiaban lingkungannya yang belum kelar itu yang perlu kita selidiki.

BACA JUGA :  Polisi Pukul Mundur Massa Aksi, Demontrasi Di DPRD Kaltim Berakhir Ricuh, Puluhan Mahasiswa dan Pelajar Diamankan

“Dengan kita tau persis penyebabnya Insaallah membuat kita tepat dalam memberikan solusi,” pungkasnya.