Resmi Dilantik, Mulai Dari Infrastruktur Hingga Persoalan Sosial Jadi Fokus Wali Kota Balikpapan

oleh -72 views
Proses Pelantikan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud Oleh Gebernur Kaltim, Senin (31/5/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Rahmad Mas’ud resmi menjadi Wali Kota Balikpapan usai dilantik oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor di Pendopo Odah Etam, Senin (31/5/2021).

Saat memberikan sambutan, orang nomor satu di Pemrov Kaltim tersebut berharap agar Wali Kota Balikpapan yang baru tersebut bisa amanah dalam menjalankan tugas. Sebab dirinya mengemban tanggung jawab dan diberikan kepercayaan dari masyarakat Balikpapan.

“Semoga bisa mendapatkan berkah, marwah, dan martabat. Khususnya bagi masyarakat dan Pemkot Balikpapan,” ucap Isran.

Tak hanya memberikan ucapan, Isran juga mengungkapkan rasa duka citanya. Sebab pada kesempatan ini, pelantikan tak dapat diikuti oleh Wakil Wali Kota terpilih, almarhum Thohari Aziz. Sebab beberapa waktu lalu, almarhum meninggal dunia.

“Mudah-mudahan nanti, proses selanjutnya dilakukan pemilihan melalui prosedur dan mekanisme perundangan yang berlaku untuk Wakil Wali Kota Balikpapan,” sebutnya.

Selain itu, Isran juga menyinggung perihal perkembangan Covid-19 di Benua Etam. Dirinya bersyukur jika kondisi penyebaran Covid-19 cukup melandai dengan signifikan.

“Balikpapan ini adalah sebuah prestasi pemerintahan yang terbaik selama ini di Kaltim. Sudah sebuah risiko juga untuk Balikpapan yang merupakan pintu gerbang masuknya pendatang dari berbagai wilayah. Itu menjadi konsekuensi untuk tingkat jumlah positif Covid-19 di sana,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Gubernur Kaltim Sebut Tarif Tol Balsam Masih Wajar

Namun dengan segala macam upaya yang didukung berbagai pihak, Covid-19 setidaknya bisa dikendalikan. Terutama setelah musim lebaran berlalu beberapa minggu lalu, tidak terjadi lonjakan Covid-19 yang signifikan, khususnya di Balikpapan.

“Wali Kota Balikpapan juga bukan bawahan dari gubernur. Tapi sebagai mitra kerja koordinatif. Kerja sama yang baik,” ucapnya.

Lalu, Isran juga menyebut jika kebijakan yang dikeluarkan Pemkot Balikpapan terkait Covid-19 merupakan instruksi yang berasal dari pemerintah pusat, bukan dari dirinya sebagai Gubernur Kaltim.

“Semua kebijakan-kebijakan yang dilaksanakan Pemkot Balikpapan, tentu berasal dari wali kotanya sendiri. Bersama dengan aparat lain dan lembaga daerah yang mendapatkan persetujuan dari DPRD Balikpapan,” sebutnya.

“Kita percaya dan meyakini bahwa Balikpapan akan terus maju dan berkembang. Dan dapat mempertahankan kemajuan dan prestasinya selama ini di bawah pimpinan saudara Rahmad Mas’ud,” tambahnya.

BACA JUGA :  Peringatan Peristiwa Merah Putih Sanga-Sanga, Hadi : Jadikan Motivasi Untuk Semakin Maju

Secara terpisah, Wali Kota terpilih Rahmad Mas’ud mengungkapkan jika ada beberapa hal yang akan menjadi fokusnya dalam waktu dekat dan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Iuran BPJS kelas 3 diberikan keringanan kepada seluruh warga Balikpapan. Kedua, biaya pendidikan sekolah. Mulai seragam, buku, dan SPP-nya itu akan kita berikan keringanan yang seringan-ringannya. Ketiga ada infrastruktur,” tegasnya.

Terkait infrastruktur, nantinya akan dimulai dengan tatanan infrastruktur jalan, drainase, dan mencegah meluasnya banjir di beberapa titik dan itu menjadi salah satu dari 9 programnya demi mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang nyaman ditinggali.

Penanganan Covid-19 juga tak kalah penting baginya dan akan segera ditangani. Sekaligus menghidupkan aspek ekonomi dan usaha-usaha kecil yang ada di Balikpapan.

“100 hari kerja pasti good government. Tatanan pemerintah akan kami rombak. Artinya yang betul-betul punya kemampuan dan skill di situ kita akan menempatkan mereka. Pemerintah yang baik akan kita perbaiki,” jelasnya.