Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKRIMNasional

Usai Lakukan Pengancaman Terhadap Anies Baswedan, Pelaku Menyerahkan Diri Kepada Polisi

13
×

Usai Lakukan Pengancaman Terhadap Anies Baswedan, Pelaku Menyerahkan Diri Kepada Polisi

Sebarkan artikel ini
(Foto: Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutedjo saat dikonfirmasi terkait aksi pengancaman/Ist)
Example 72090

apakabar.co — BALIKPAPAN – Pelaku aksi pengancaman yang dilakukan AN (22) warga Sangatta, Kutai Timur (Kutim) terhadap Calon Presiden (Capres) nomor urut 1 Anies Baswedan kini telah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

Hal itu dilakukan Tim Subdit Ditkrimsus Polda Kaltim yang berhasil mengantongi identitas pelaku.

Banner 300x600

“Tim Subdit Siber Ditkrimsus Polda Kaltim berhasil mengidentifikasi terduga ini berdasarkan profil akun media sosialnya,” ungkap Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo di Balikpapan, Senin (15/1/2024).

Lebih lanjut, Yusfu menjeslakan bahwa AN menyerahkan diri kepihak kepolisian pada Sabtu, 13 Januari 2024 kemarin. Serta postingan AN yang viral itu pertama kali diunggah di media sosial Instagram. Setelahnya AN sempat menghapus akun tersebut.

Kendati demikian, jejak digital masih bisa didapat petugas yang berhasil melakukan indentifikasi pemilik akun tersebut melalui proses profiling.

Yusuf menambahkan bahwa setelah identifikasi, polisi menghubungi keluarga AN dan menjelaskan situasi yang sedang terjadi.

“Dengan sukarela, terduga ini bersedia menyerahkan diri ke Polda Kaltim untuk diamankan dan dimintai keterangan,” Jelasnya.

Dalam penanganan kasus ini, Polda Kaltim juga bekerja sama dengan Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Mabes Polri.

“Meskipun akun media sosial itu telah dihapus, polisi tetap dapat mengidentifikasi pemiliknya. Setelah berkoordinasi dengan keluarga terduga, polisi langsung menurunkan tim untuk menjemput AN,” Beber Yusuf.

Nantinya pihak kepolisian akan menggelar perkara dengan melibatkan tim yang telah disiapkan, termasuk saksi ahli, seperti ahli bahasa, ahli pidana, dan ahli teknologi informasi.

“Langkah-langkah selanjutnya akan dipastikan setelah gelar perkara ini selesai,” ujar Yusuf.

Ia meminta masyarakat untuk bersabar dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.

“Upaya ini adalah respons cepat terhadap ancaman yang terjadi di dunia maya atau ruang publik. Kami berkomitmen untuk mengusut kasus ini dengan tuntas,” tegasnya.

Yusuf juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial.

“Kami, dari kepolisian, menjamin netralitas kami dalam menghadapi Pemilu 2024 dan memastikan jalannya pemilu berlangsung dengan damai, aman, lancar, dan tertib,” Pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600
Example 72090