Dishub Samarinda Himbau Kedepankan Protokol Tertib Berkendaraan Bagi Pengguna Sepeda

oleh -188 views
Kegiatan Bersepeda Tetap Harus Memprioritaskan Protokol Keselamatan Berkendaraan (Foto : Istimewa)

APAKABAR.CO-SAMARINDA. Kegiatan bersepeda semakin digemari ditengah kondisi pandemi Covid-19. Menjadi salah satu olahraga yang mudah kegiatan bersepeda juga merupakan satu cara untuk meningkatkan imun tubuh. Namun dalam melakukan kegiatan bersepada masih ditemukan adanya beberapa pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan yang lain maupun keselamatan pengemudi sepeda itu sendiri.

Hal itu dijelaskan oleh Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Hari Prabowo. Ia menjelaskan bahwa penomena bersepeda di Samarinda sama dengan dikota-kota besar lainnya, semakin digemarin yang salah satunya untuk menaikan imun di dalam tubuh.

“Terkait protokolnya, yang pertama kalau mereka sudah masuk dijalan perlakuannya sama dengan penggunan lalu lintas yang lain yaitu aturan lalu lintas harus diikuti,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (21/7/2020).

BACA JUGA :  Wali Kota Samarinda Pantau Kegiatan Bersih Pasar Pasca Ramadan dan Idulfitri

Terkait protokol kesehatannya, ia menyebut bahwa protokol tersebut sama dengan yang dihimbau oleh pemerintah. Dimana masyarakat harus tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

“Protokol kesehatannya sama dengan yang dihimbau oleh pemerintah, physical distancing mencuci tangan sebelum dan sesudah bersepeda serta tetap menjaga jarak,” katanya.

Kemudian ia kembali menjelaskan jika secara teknis bagi pengguna sepada terdapat dua lajur yaitu lajur kanan dan kiri yang mana untuk lajur kiri adalah lajur yang lambat.

Lebih lanjut, Heri kembali menjelaskan apabila dijalan protokol samarinda saat ini belum memiliki jalur khusus bersepeda, tentu saja harapannya selaku pengguna lalulintas lainnya kegiatan bersepeda harus berda di lajur paling kiri.

BACA JUGA :  Wanita Berusia 49 Tahun Meninggal Saat Hendak Isi BBM, Diduga Karena Serangan Jantung

“Jangan di kanan atau di tengah karena di lajur tersebut merupakan lajur yang kecepatan kendaraannya labih tinggi daripada sepeda dan sampai menghambat lalu lintas yang lain dengan tetap memprioritaskan keselamatan berkendaran,” tegasnya.

“Kalau berjajar minimal 2 saja jangan lebih karena 2 saja sudah memakai badan jalan kurang lebih 2 meter,” tambahnya.

Terkait adanya kegiatan berkumpul, ia juga berharap agar tidak dilakukan di badan jalan. Berkonvoi pun jangan terlalu panjang karena akan menghambat pengguna jalan yang lain.

“Sebaiknya dibuat perkelompok saja misalkan satu kelompok terdiri dari 6 sampai 10 pesepeda, terus menjaga jarak 5 meter dengan kelompok yang lain,” pungkasnya.