Nikmati Indahnya Sunset Dari Atas Bukit Steling Samarinda

oleh -648 views
Suasana Sunset Diatas Bukit Steling Samarinda Dilengkapi Dengan Cantiknya Pemandangan Kota Samarinda Menjelang Malam

APAKABAR.CO-SAMARINDA. Kota Tepian Samarinda memiliki potensi wisata baru yaitu bukit steling yang berada Kelurahan Selili Kecamatan Samarinda Ilir. Dari atas bukit kita dapat melihat indahnya kota Samarinda tememani dengan sejuknya hembusan angin yang berhembus.

Destinasi objek wisata baru memang banyak bermunculan belakangan ini, hal tersebut tak lepas dari peran serta masyarakat dalam mengelola lingkungan di daerah mereka untuk disulap menjadi objek wisata kekinian.

Bukit steling menjadi bukti bahwa kota Samarinda tidak kekurangan tempat wisata alternatif, dimana kita bisa meluangkan waktu bersama dengan keluarga, teman bahkan pasangan untuk menikmati indahnya Kota Tepian dari ketinggian.

Tak hanya menikmati lukisan alam Samarinda saja, berbagi angel spot menarik untuk berfoto dengan latar belakang sungai Mahakam dan kota Samarinda akan kita jumpai disetiap sudut bukit.

Akses Jalan Menuju Bukit Steling

Untuk menuju bukit steling pengunjung harus melakukan traking melalui jalan setapak yang berada antara kawasan rumah penduduk. Selama perjalanan pengunjung harus berhati-hati karena jalan yang sedikit curam, namun pendakian sekitar 15-20 menit akan terbayar lunas dengan hamparan pemandangan yang indah dan sejuk. Spot diatas bukit tersebut tak hanya cocok untuk berfoto selfie namun juga dapat untuk melepas lelah dengan menikmati pemandangan sungai mahakam dan suasana kota Samarinda.

Akses yang cukup direkomendasikan menuju bukit tersebut ialah melewati Jalan Lumba-lumba, Gang 13. Karena jalan menuju bukit akan melewati permukiman warga yang dapat dilalui dengan kendaraan roda dua.

BACA JUGA :  Banjir di Samarinda, Gadis Usia 13 Tahun Tewas Akibat Tersengat Aliran Listrik

Walaupun sedikit menanjak, nantinya akan dibimbing oleh warga sekitar sampai ke atas dan memarkirkan kendaraan di beberapa rumah warga. Setelah itu akan ditempuh dengan berjalan kaki melewati jalan setapak.

Namun jangan khawatir, jalan setapak tersebut telah dibuat seperti anak tangga yang memudahkan pengunjung untuk melewati akaes jalan tersebut.

Yang lebih menariknya adalah, selama perjalanan menuju Bukit Steling Selili, mata akan dimanjakan dengan suasana hutan yang asri, suara dari serangga pohon, dan udara yang sejuk. Sambil menikmati alam, tidak terasa sudah sampai di puncak. Para pengunjung langsung disuguhi dengan pemandangan yang sangat luar biasa, apalagi ketika menaiki bukti menjelang senja pengunjung dapat menikmati sunset seperti di pulau Bali.

Minim Perhatian Pemerintah Daerah

Selain spot foto yang menerik drngan latar belakang matahari terbenar dikala senja, bukit steling Samarinda juga bisa menjadi tempat alternatif bagi pencinta olahraga running. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 saat ini menyehatkan tubuh menjadi salah satu cara untuk menghindari penularan virus yang bermula berasal negeri tirai bambu tersebut.

Dilokasi bukit nampak terdapat beberapa pengunjung baik perorangam maupun kelompak melakukan berbagai aktivitas dan menikmati suasana, mulai dari memasang tenda untuk berkemah, mualun juga yang sekedar berolahraga serta beberapa orang yang berfoto selfie.

Joan, salah satu pengunjung mengaku kagum dengan pemandangan dari atas bukit. Ia dan kawan-kawannya datang untuk berolahraga sambari melihat keindahan kota Samarinda dan menunggu matahari terbenam.

BACA JUGA :  Dukung Program Pemkot, Ketua TP-PKK Samarinda Sebut Organisasi PKK Adalah Gerakan

“Kita lagi olahraga lari bareng sama teman-teman dan ternyata disini pemandangannya bagus banget dan keren banget,” ucapnya, Sabtu (25/7/2020) kemarin.

Wanita yang bekerja disalah satu Bank swasta di Samarinda tersebut juga mengakui bahwa sejak tinggal 10 tahun di Samarinda ia baru pertama kalinya ke lokasi bukit steling tersebut. Ia pun berharap semoga ada bentuk perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

“Padahal saya sudah tinggal selama 10 tahun tinggal disini. Harapannya semoga Pemkot Samarinda bisa memperbaiki akses menuju ke sini karena cukup terjal. Selain pemandangannya yang keren banget, banyak tempat atau spot foto-foto yang juga tidak kalah kerennya. Dan terbayarkan semua, kita naik dari bawah sampai ke atas sini,” ungkapnya.

Bagi para pengunjung yang ingin mengejar sunrise atau sunset direkomendasikan untuk memilih waktu yang tepat untuk berkunjung.

Jika mengejar matahari terbit, waktu yang tepat tentunya pagi hari setelah subuh sekitar pukul 04.00-05.00 Wita. Sedangkan untuk sore hari menjelang sunset, pun juga sama dapat dilakukan sekitar pukul 15.30-16.00 Wita.

Jadi tidak ada salahnya untuk mencoba mengunjungi salah satu destinasi wisata alternatif dengan kearifan lokal masyarakat setempat.