Guru Ngaji di Balikpapan Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Anak Didiknya

oleh -83 Dilihat

BALIKPAPAN.apakabar.co– Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Balikpapan menangkap guru ngaji berinisial JM (45) atas dugaan pencabulan terhadap anak didiknya sendiri.

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro mengatakan bahwa JM berdalih jika dirinya hanya meraba.

“Dalihnya hanya meraba. Latar belakangnya guru ngaji ini satu tahun ditinggal oleh istrinya karena meninggal dunia,” ucapnya, Kamis (4/8/2022) kemarin.

Dugaan akai pencabulan yang dilakukan JM terhadap anak didiknya terjadi pada, Sabtu (30/7/2022) malam atau akhir pekan lalu.

Kepada petugas JM memberikan ketarangn bahwa perbuatan tidak senonoh tersebut karena lama ditinggal sang istri.

“Motifnya ya karena sudah lama ditinggal istri,” ujarnya.

BACA JUGA :  Demi Tebus BPKB dan Renovasi Rumah, Oknum Tenaga Honorer di Balikpapan Jual Sabu

JM ditangkap polisi Unit PPA  Satreskrim Polresta Balikpapan pada Senin (1/8/2022) lalu. Rengga mengaku pelaku awalnya mengajar ngaji anak-anak di lingkungan rumahnya.

Saat itu, ada tiga santriwati yang sedang diajar. Kemudian dua santriwati keluar rumah untuk bermain karena waktu mengaji usai, sementara satu santriwati masih ada di dalam rumah pelaku.

Tersangka memberanikan diri kemudian meraba-raba bagian kemaluan yang masih berstatus anak didiknya yang masih berstatus siswa sekolah dasar.

“Korban kemudian lari sambil menangis dan melapor ke orang tuanya. Lalu orang tua korban langsung melapor ke Polresta Balikpapan,” ungkapnya.

Tersangka JM kini telah diamankan pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.