Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKRIM

Cari Perlindungan Usai Dicabuli Ayah Tiri, Gadis 13 Tahun Asal Kutim Kembali Disetubuhi Tukang Bangunan di Samarinda

7
×

Cari Perlindungan Usai Dicabuli Ayah Tiri, Gadis 13 Tahun Asal Kutim Kembali Disetubuhi Tukang Bangunan di Samarinda

Sebarkan artikel ini
(Foto: Illustrasi/Ist)
Example 72090

apakabar.co — SAMARINDA – Nasib malang dialami seorang gadis berusia 13 tahun yang menjadi korban pencabulan ayah tiri di Kutai Timur. Setelah dititipkan di panti sosial di Samarinda untuk menghindari kejadian yang sama, ia malah kembali disetubuhi oleh seorang tukang bangunan di panti tersebut.

Kejadian ini terungkap setelah korban menceritakan pengalamannya kepada orang lain. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku pada Selasa (9/1/2024).

Banner 300x600

“Jadi korban dititipkan di panti sosial di Samarinda usai kasus pencabulan yang terjadi di Kutai Timur, karena ayah tirinya menunggu persidangan,” ucap Kapolsek Sungai Pinang, AKP Rahmat Aribow Sabtu (13/1/2024).

Kata AKP Rahmat, pelaku adalah seorang pemuda berusia 23 tahun yang bekerja sebagai tukang bangunan di panti sosial tersebut. Ia memanfaatkan kesempatan saat korban sedang sendirian di kamarnya.

“Sekitar jam 1 malam pelaku masuk ke kamar korban melalui pintu belakang kemudian mengancam korban dengan pisau cutter, lalu melakukan perbuatannya itu. Saat mau melakukan aksi kedua kalinya, korban berontak dan kemudian lari, saat ditanya orang di panti kenapa, akhirnya dia bicara, dia ketakutan dengan pelaku,” ujar AKP Rahmat.

Polisi yang menerima laporan dari panti sosial langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku di mes panti tersebut. Polisi juga menyita barang bukti berupa pisau cutter dan hasil visum korban.

“Dari kasus ini kami amankan barang bukti berupa pisau cutter dan hasil visum korban. Pelaku mengakui perbuatannya,” ungkapnya.

Atas perbuatannnya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Example 300250
Example 120x600
Example 72090